Back to December
~
Starring : Park Chorong (Apink) as main cast and Suho (EXO)
~
Angst, Hurt and Comfort, (failed) Drablle
~
The plot of story is totally mine but for the casts are belong to themselves
~
It is easy for this fanfic, if you like, just read and comment if you want. But if you don't like or hate this pairing, just go away from this site better than you spending your time for bashing.
-Thank you-
Mata ini tidak henti-hentinya memandangi bianglala raksasa
yang jauh di depan sana.
Disini, di bangku taman ini kita berdua duduk memandangi
bianglala terbesar yang menjadi ikon kota ini seraya menceritakan hal-hal yang
kita anggap seru dan menyenangkan. Kita berdua tertawa walaupun tidak lucu
sekalipun.
Kau kalungkan lengan kananmu ke seluruh pundakku membuat
udara dingin di Bulan Desember saat itu tidak terasa di tubuhku.
Di tempat ini juga, ciuman pertamamu dan aku bertemu.
Kopi ini begitu cepat dingin. Padahal baru aku beli lima
menit yang lalu. Ini kopi kesukaanmu kan? Sunnguh aku tidak suka rasa pait dari
kopi. Namun melihat cara unikmu meminumnya, aku terkesan. Aku mencoba meminumnya
dihadapanmu. Bisa kau jelaskan mengapa kopi ini begitu manis?
Bisa kau lihat aku sekarang? Semua yang aku kenakan di
tubuhku ini berwarna ungu. Warna kesukaanmu. Ingat syal ini? Kita pernah
membelinya di sebuah toko yang sangat sepi. Kau ingin membayarnya, tapi sang
penjual berkata jika aku yang membayarnya ia akan memberikan setengah harga
pada syal ini dan aku ingat bagaimana ekspresi wajahmu setelahnya.
Lihat juga rambutku, aku menggerainya. Kau yang mengatakan
bahwa aku sangat cantik jika diurai seperti ini. Padahal kau yang paling tahu
bahwa aku bukannlah gadis yang feminin dan hampir saja aku memendekkan rambutku
jika tidak teringat pada apa yang kamu katakan tentangku.
Lihatlah, salju petama hari ini turun. Aku sangat terhibur
dengan ekspresi kekanakanmu saat melihat salju pertama turun seperti ini. Dan tak
pernah aku lupakan bagaimana anak-anak kecil yang sedang libur sekolah di
sekitar kita, bagai terhipnotis oleh keceriaanmu. Mereka seketika mengelilingi kita.
Itu adalah hari pertama dimana aku tertawa lepas, karenamu.
Kau begitu mengubahku secara tak sadar. Akupun mengikuti
arusmu tanpa protes.
Eksistensimu di duniaku sudah menjadi bagian dari darah
dan dagingku.
Tapi itu, hanyalah sebuah klise ingatan yang tidak bisa aku
lupakan tentangmu.
Aku kembali lagi sendiri ke tempat ini setiap akhir tahun. Aku
ingin banyak bercerita padamu. Tentang suamiku yang selalu bertugas diluar
negeri. Tentang kedua anakku yang masih kecil yang sangat antusias saat aku
bercerita tentangmu walau mereka tak mengerti apa-apa.
Mengapa kau tidak pernah datang lagi setelah itu?
Udara menjadi dingin tanpamu.
Anak-anak takkan pernah ceria lagi tanpamu.
Dan aku lupa caranya tersenyum. Menarik ujung bibirpun aku
tak kuat.
Air mata ini terus mengalir atas namamu. Mengapa kau begitu
jahat? Mengapa aku masih mencintaimu walau tidak mungkin lagi berguna?
Aku mencintaimu selamanya.
Aku merindukanmu.
Bisakah kau merasakan perasaanku ini dari surga sana, Kim
Suho?
-End-
Foreword:
Failed? i dun care e e e e X))

No comments:
Post a Comment
Yang udah berkunjung mohon tinggalkan untuk komentar. Saranghaeyo <3